Mobilitas pergelangan kaki menjadi kunci utama untuk melakukan deep squat dengan aman dan efektif. Banyak orang mengalami kesulitan menurunkan posisi squat secara dalam karena keterbatasan fleksibilitas di area pergelangan kaki dan betis. Untuk meningkatkan mobilitas, pemanasan dinamis seperti ankle circles, calf raises, dan lunges sangat dianjurkan. Latihan ini membantu melonggarkan otot betis, tendon Achilles, dan ligamen pergelangan kaki sehingga memungkinkan pergerakan lebih luas. Selain itu, stretching statis setelah latihan dapat memperdalam fleksibilitas otot, misalnya calf stretch dengan dinding atau band resistance. Penggunaan foam roller pada betis dan pergelangan kaki juga efektif untuk mengurangi ketegangan otot. Menggabungkan teknik mobilitas ini secara konsisten akan membantu meningkatkan keseimbangan, mengurangi risiko cedera, dan membuat posisi deep squat lebih stabil dan nyaman. Penting juga memperhatikan posisi kaki dan distribusi berat badan agar pergelangan kaki tidak mengalami tekanan berlebihan saat menurunkan squat, sehingga progres latihan tetap optimal dan aman.
