Pemulihan tubuh setelah aktivitas fisik atau periode kelelahan penting untuk menjaga kesehatan dan performa. Program olahraga ringan dapat membantu mempercepat proses ini tanpa memberikan tekanan berlebih pada otot dan sendi. Salah satu latihan yang efektif adalah peregangan dinamis, seperti lunge dan arm circles, yang membantu meningkatkan fleksibilitas dan sirkulasi darah. Selain itu, jalan santai atau treadmill dengan kecepatan rendah selama 10–20 menit dapat merangsang metabolisme dan mengurangi ketegangan otot. Yoga ringan juga menjadi pilihan populer karena mengombinasikan gerakan lembut dengan pernapasan, membantu menenangkan sistem saraf dan memulihkan energi. Latihan pernapasan atau meditasi aktif selama 5–10 menit setelah olahraga dapat menurunkan kadar kortisol dan meningkatkan relaksasi tubuh. Program ini sebaiknya dilakukan secara rutin 3–5 kali seminggu, dengan intensitas rendah hingga sedang, menyesuaikan kondisi tubuh. Penting juga untuk memperhatikan hidrasi dan asupan nutrisi seimbang agar pemulihan lebih optimal. Dengan kombinasi gerakan ringan, pernapasan, dan konsistensi, tubuh akan lebih cepat pulih, energi meningkat, dan risiko cedera menurun, menjadikan rutinitas olahraga ringan sebagai bagian efektif dari program pemulihan tubuh.
